Jumat, 19 Juni 2009

Makan Ice Cream Ragusa
Rabu, 17 Juni 2009
Sebuah Janji yang tertunda setelah lulus sidang proposal, traktir temen ke Ragusa (dan tentu ada mau yang lain He3, bantuan sebar kuesiner tentunya)
Janjian jam 9, biasa, tidur molor, jam 8.15 baru bangun
"Tunggu aja di stasiun Juanda" sms terakhir dari temen.
Keluar dari kamar kos mak bet!, berkelebat ala Bruce Wayne mo jadi Batman, tak lupa odol, anduk, sabun, ember turut serta.
Jam 9 harus ontime di sta. UI neh. Sambil setengah lari pagi (jam 9 masih masuk lari pagi kan?) diliatin kiri kanan (dikira copet mungkin)
Ngos2! bunyi napas, jadi ingat umur.
Antri beli tiket sambil nanya bapak petugas, "Pak kereta ekonomi Ac sudah lewat?"
"Wah hari ini keretanya telat, belum masuk"
Fyuh, heh3, napa di negri ini transportasi gak bisa diandalkan?
"Ya udahlah pak, 1 ekonomi AC", Lemezz Sambil pegangan kaca loket.
Bayar tiket pakai uang cemban kembali 4500. Baru jalan beberapa langkah terdengar suara merayu syahdu, "Pak kasih pak, kasihan pak". Kasih daah (kayak iklannya apa ya???)
Dalam hati berkata, pintar juga ibu ini, ngemis aja ngerti positioning (paling gak menempatkan diri dekat loket kereta, banyak uang kembalian).
Nunggu kereta baru jam 9.30 datang, Alhamdulillah (kita harus banyak bersyukur, pesan nenek).
Kereta datang, seperti biasa penuh2 longgar (penuh orangnya, tapi masih longgar untuk bernapas).
Sms ke teman, sudah dimana, baru selesai mandi n siap2 ke stasiun (Alon2 asal kelakon).
Singkat cerita jam 10.15 tiba dengan selamat di Juanda. Nunggu teman.
1 kereta lewat, 2 kereta lewat, 3 kereta lewat, lah, naik kereta yang mana nih si temen.
Akhirnya kereta keempat dia datang, lengkap dengan anak.
Ok, jalan kaki deh ke Ragusa, makan ice, gado2 dan otak2 (knapa semua makanannya pakai kata ulang: gado2, otak2, sebelahnya ada orang jual te sate).
Ice creamnya emang lembut banget, pesen chocolate sundae, kirain kayak di Mc D, ternyata pakai kacang. Makan ice cream coklat kacang, plus gado2, overdosis kacang neh.
Selesai makan manggil pelayannya yang sudah berpengalaman (dari usianya sih sepertinya merupakan saksi sejarah, banyak makan asam garam, eh salah banyak makan ice cream kalee)
Selesai kasih uang di nampan, eh kembaliannya ditungguin, sambil tersenyum penuh makna gitu (emang gua cowok apaan). Begitu ditinggalin goceng, senyum dah...
Well, hari itu berlalu baik, walaupun sempat ngos2an pagi2. Paling tidak pulangnya ontime keretanya, pakuan AC berhenti UI.
CU on next moment

Tidak ada komentar:

Posting Komentar